Manajemen risiko dibuat agar transaksi Anda dapat lancar dan tidak t..." /> Kunci Dari Manajemen Resiko Adalah Diri Sendiri - Training Risk Management Perbankan

Article

Published on July 1st, 2015 | by versha yunita

0

Kunci Dari Manajemen Resiko Adalah Diri Sendiri

Manajemen risiko dibuat agar transaksi Anda dapat lancar dan tidak terjatuh dalam kubangan kesalahan. Lebih baik bertransaksilah dalam jumlah kecil terlebih dahulu sehingga kerugian menjadi tidak besar. Dengan begitu, Anda dapat fokus kepada perdagangan. Sebaliknya, menggunakan transaksi yang besar dan memanfaatkan margin yang besar pula cenderung membuat Anda tidak fokus kepada perdagangan karena terlalu khawatir loss.

Memahami aspek manajemen risiko membutuhkan waktu. Artikel ini akan membongkar fakta tentang manajemen risiko untuk Anda. Apa yang membuat trader mampu membuat profit berkembang? Jawaban yang pasti adalah karena mereka telah dapat mempelajari dirinya sendiri.

Bagaimana cara menghitung manajemen risiko?

Pertama, mari sepakati terlebih dahulu besaran modal yang dipakai sebagai contoh untuk memperhitungkan manajemen risikonya. Misalnya seorang trader memiliki rekening trading sebesar $1.000.000 dan $10.000. Jumlah rekening tersebut sudah berbeda bukan? Nah, manajemen risikonya adalah dengan memanfaatkan kekuatan nilai persen dari modal untuk menghindari dari kerugian. Besaran nilai persen yang difungsikan tidak lebih dari 5%. Ada pula yang sering menggunakan 2%, 3% ataupun 4% dalam sekali transaksi.

Trader tidak diperkenankan untuk melampaui besaran nilai persen yang telah disepakati. Jika sedang melakukan trading dengan modal 1 juta dollar maka kerugian yang bisa dibatasi adalah sebesar $20.000. Hal ini tidak boleh diabaikan oleh trader manapun jika ingin akun mereka aman.

Sebaliknya jika ingin mengambil keuntungan yang besar dengan alasan ingin cepat profit besar dan mengambil margin serta volume yang tinggi, secara otomatis perdagangan mereka memiliki risiko yang sangat besar. Bahkan akan jauh lebih besar sebelum mereka kehilangan modal.

Hampir dipastikan bahwa siapapun yang melakukan open terlalu besar, dipastikan tidak akan bisa bertahan dalam jangka panjang. Jadi 90% trader akan mengalami kegagalan di saat mereka menggunakan volume yang tidak realistis.

Jadi, kunci dari manajemen risiko sebenarnya adalah diri Anda sendiri. Jika tidak pernah mau berubah dan belajar dari kesalahan, maka proses manajemen risiko tidak akan pernah terjadi.

Ikuti sistem dan pelajari jurnal trading maka Anda dapat mengikuti pasar. Terakhir, trader-trader profesional ternyata sudah tahu ukuran perdagangan yang tepat. Hal ini membantu mereka untuk menjaga kerugian tetap kecil.

Sumber : seputarforex.com

Tags: , , , , , , ,


About the Author



Comments are closed.

Back to Top ↑